Tips Memiliki Rumah KPR

Posted on
60 / 100

KPR – Rumah adalah kebutuhan Primer bagi kita manusia, bahkan mungkin sejak jaman batu rumah harus kita miliki walaupun itu sebuah Goa, karena manusia membutuhkan tempat berlindung, berteduh dan butuh tempat untuk pulang. Berbagai cara usaha kita lakukan untuk memiliki tempat pulang itu.

Tips Memiliki Rumah KPR

Ketika membeli rumah, mayoritas orang akan memilih Kredit Pemilikan Rumah (KPR) sebagai salah satu opsi pembiayaan. Meski begitu, dibutuhkan informasi sangat cermat apabila ingin menggunakan skema pembiayaan ini. Oleh karena itu, sangat penting untuk mempelajari beragam karakter layanan bank pemberi KPR yang nantinya menjadi pilihan Anda.

Jika sudah sekali menjatuhkan pilihan, maka bank tersebut bakal menjadi mitra dalam kurun waktu cukup panjang atau bahkan seumur hidup.

Pertimbangkan 5 Hal Ini Agar tidak menyesal nantinya, Anda perlu memahami bagaimana memilih bank yang memberikan keamanan dan kenyamanan untuk pembiayaan perumahan. Lantas, bagaimana cara memilih bank penyalur KPR yang tepat? Berikut ini tipsnya :

  • Reputasi bank Reputasi dan tingkat kepercayaan menjadi salah satu faktor utama yang perlu diperhatikan sebelum memilih bank penyalur KPR. Nah, untuk mengetahui bank paling terpercaya untuk dipilih, Anda bisa berkonsultasi pada agen properti atau pengembang. Mereka tentu akan menyarankan pada bank-bank pilihan yang sudah teruji secara kredibilitas untuk para konsumen.
  • Segmentasi pasar Setiap bank memiliki segmentasi pembiayaan masing-masing. Jika ingin mengajukan KPR, maka segmentasi pembiayaan ini cukup penting untuk diketahui. Anda disarankan untuk mencari tahu terlebih dahulu kriteria pembiayaan bank yang ingin diajukan. Langkah ini tentunya bisa menghindari dari penolakan pengajuan KPR karena harga properti yang diajukan tidak sesuai dengan segmen pembiayaan yang dicari bank.
  • Persyaratan Biasanya, setiap bank memiliki persyaratan pengajuan KPR yang sama seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP), Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), slip gaji, status karyawan, jumlah rekening terakhir di bank, dan lain sebagainya. Meski begitu, Anda perlu menanyakan semua persyaratan itu secara rinci dalam berbagai kondisi. Sebab, setiap bank merespon situasi dengan cara berbeda. Oleh karena itu, carilah bank yang fleksibel untuk membantu melengkapi berbagai persyaratan itu.
  • Pelayanan, Anda membutuhkan bank yang memiliki jaringan luas terhadap pengembang. Pasalnya, hal ini akan membantu bank tersebut memberikan pelayanan. Bantuan pelayanannya berupa pemrosesan KPR cepat sekaligus mengingatkan pengembang jika mereka melanggar janji.
  • Kemampuan bayar Secara rata-rata, bank memberi syarat seseorang yang hendak mengajukan KPR untuk membayar minimal 30 persen down payment (DP) atau uang muka dari harga properti. Nah, bila merasa tidak sanggup untuk membayar biaya uang muka tersebut, maka ada baiknya jika mencari properti yang memungkinkan uang mukanya dicicil beberapa kali.
  • Suku bunga KPR Penting bagi Anda untuk mengetahui KPR bank yang dituju menggunakan sistem bunga tetap (fixed) atau dinamis (floating). Sebaiknya, konsultasikan dengan ahli untuk belajar sedikit mengenai situasi pasar keuangan melalui beragam media. Hal ini bertujuan agar tidak begitu saja menerima promo dari bank.
  • Kenaikan suku bunga KPR Setelah itu, Anda harus mengetahui apakah bank yang dipilih dengan mudah menaikkan suku bunga KPR. Pasalnya, jika suku bunga Bank Indonesia (BI) naik, banyak bank yang terlalu cepat menaikan suku bunga mereka. Ketika suku bunga turun, bank tersebut dengan lambat menyesuaikan suku bunganya. Oleh karena itu, Anda harus menghindari bank yang memiliki kebijakan seperti itu.

Semoga Tips di atas menjadi arahan atau pagar bagi kita yang ingin memiliki rumah dengan cara KPR, tapi kalau kita memiliki uang Cash lebih baik beli dengan cara Cash supaya tidak pusing memikirkan cicilan walaupun ukurannya kecil.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *